Radang Sendi dan Asam Urat, Apa Bedanya?

Website Biogesic Indonesia
Radang Sendi dan Asam Urat, Apa Bedanya?
31 December 2021
Radang Sendi dan Asam Urat, Apa Bedanya?

Seiring bertambahnya usia, ada beberapa masalah kesehatan yang dapat mengintai, terutama pada sendi dan tulang. Problem seperti radang sendi dan asam urat bisa dialami siapa saja, khususnya pada orang yang telah menginjak usia 40 ke atas. Namun, sebenarnya radang sendi dapat dialami oleh semua usia karena cedera atau adanya kondisi yang menyebabkan masalah tersebut, seperti asam urat.

 

Apa itu radang sendi dan asam urat?

Radang sendi atau yang disebut juga dengan arthritis karena adanya pembengkakan atau munculnya bagian lunak pada satu sendi atau lebih. Radang sendi terdiri dari berbagai jenis, dan salah satunya adalah asam urat yang menimbulkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sekitar persendian.

 

Apa penyebab radang sendi dan asam urat?

Walaupun bisa muncul karena usia tua, radang sendi bisa disebabkan oleh cedera, kebiasaan sehari-hari, hingga pola makan. Jika terlalu banyak asam urat di dalam tubuh, maka bisa menyebabkan radang sendi asam urat yang menimbulkan rasa nyeri yang bisa bertahan hingga hitungan hari atau minggu. Nyeri karena asam urat umumnya muncul pada sendi di sekitar jempol kaki, pergelangan kaki, atau lutut.

 

Gejala radang sendi dan asam urat

Radang sendi dan asam urat dapat diketahui dan dibedakan dari beberapa jenis nyeri lainnya, seperti nyeri berlebihan pada otot karena aktivitas berat. Selain itu, gejala ini juga dapat berbeda sesuai jenis radang sendi, seperti gejala asam urat. Beberapa hal yang dapat diwaspadai sebagai ciri-ciri asam urat adalah sebagai berikut:

  • Muncul rasa nyeri yang cukup kuat
  • Terasa kaku
  • Adanya pembengkakan
  • Berwarna kemerahan
  • Terbatasnya gerak tubuh
  • Bagian sakit terasa hangat

 

Risiko terkena radang sendi dan asam urat

Beberapa hal ini merupakan penyebab asam urat, salah satu jenis radang sendi yang banyak ditemui:

  • Pria
  • Mengalami obesitas
  • Memiliki riwayat gagal jantung
  • Hipertensi
  • Memiliki masalah metabolisme
  • Ketahanan terhadap insulin
  • Diabetes
  • Kinerja ginjal yang buruk
  • Mengonsumsi makanan atau minuman tinggi fruktosa (sejenis gula)
  • Memakan banyak makanan yang mengandung purin tinggi, seperti daging merah, jeroan, sarden, tuna, teri, atau kerang

 

Cara mencegah radang sendi dan asam urat

Walaupun tidak dapat sembuh sepenuhnya, tapi radang sendi dan penyakit asam urat dapat dicegah dengan beberapa pengaturan gaya hidup. Agar lebih terkontrol, Moms dan keluarga dapat meminta saran dari dokter terkait diet dan pantangan asam urat. Selain itu, untuk mencegahnya, bisa melakukan beberapa tips mengatasi radang sendi ini:

  • Meminum obat pereda nyeri

Saat muncul radang sendi karena asam urat, Moms dapat meminum obat pereda nyeri untuk meminimalkan rasa sakit.

  • Melakukan gaya hidup sehat

Ubah gaya hidup jadi lebih sehat dan lebih aktif bergerak. Hal ini tak hanya bisa membantu mengontrol purin dalam tubuh dengan mengontrol asupan makanan tinggi purin, namun aktif bergerak juga bisa melatih persendian agar tidak kaku dan memperparah nyeri saat asam urat muncul.

  • Turunkan berat badan

Bagi orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, mengurangi berat badan dapat menurunkan tekanan pada persendian, terutama sendi-sendi yang menjadi tumpuan berat.

  • Lindungi persendian

Melakukan aktivitas saat cedera bisa jadi memperparah radang sendi. Pilih kegiatan yang ringan, seperti jalan santai, bersepeda, atau berenang. Namun, jika Moms cemas adanya masalah lanjutan, silakan konsultasikan dengan dokter supaya bisa menentukan jenis kegiatan yang pas dan aman untuk dilakukan.

 

Jenis obat radang sendi dan asam urat

Untuk mengobati pembengkakan yang terjadi karena radang sendi dan asam urat, umumnya dokter meresepkan obat penurun asam urat, obat pereda nyeri, juga obat antiradang. Hal ini dapat membantu tubuh menyesuaikan ke kadar asam urat normal. Jika asam urat tinggi, maka bisa mengakibatkan rasa nyeri di persendian. Setelah meminum obat asam urat, cek dengan alat khusus dan pastikan berada di angka 2,5-7,5 mg/dL untuk perempuan atau 4,0-8,5 mg/dL untuk laki-laki.

 

Sebagai pertolongan pertama untuk meredakan nyeri, sediakan Biogesic yang mengandung Paracetamol 500 mg. Kandungannya tak hanya mampu meringankan nyeri otot atau nyeri kepala, namun juga nyeri sendi. Beli di sini sekarang untuk mendapatkan Biogesic lebih praktis dari rumah!

BIOGESICPereda NyeriKeluarga

BIOGESIC
Pereda Nyeri
Keluarga