3 Penyebab Pusing dan Mual saat Hamil Muda yang Wajib Kamu Ketahui | Biogesic

Website Biogesic Indonesia
3 Penyebab Pusing dan Mual saat Hamil Muda yang Wajib Kamu Ketahui
19 August 2020
3 Penyebab Pusing dan Mual saat Hamil Muda yang Wajib Kamu Ketahui

Sudah menjadi hal yang lumrah ya, bagi wanita yang sedang hamil muda mengalami pusing dan mual. Tapi, seberapa parahnya morning sickness tiap wanita berbeda. Hanya kurang dari 20% wanita hamil tidak mengalami mual. Salah satu penyebab pusing dan mual saat hamil muda yaitu perubahan hormon. 

 

Mengapa Bisa Pusing dan Mual Saat Hamil Muda?

 

Tahukah Moms, kondisi morning sickness dimulai pada minggu ke-6 kehamilan sampai di minggu ke-12 kehamilan? Akan tetapi, ada juga beberapa kasus di mana wanita mengalami rasa mual secara terus menerus selama masa kehamilan. Berikut ini penyebab wanita yang sedang hamil muda bisa mengalami pusing dan mual:

1. Anemia

Saat Moms hamil, memang ada kemungkinan mengalami anemia karena kurangnya asupan zat gizi. Ini menyebabkan sel darah merah yang membawa oksigen ke otak dan organ lainnya menjadi lebih sedikit lalu akhirnya memicu pusing saat hamil. Maka dari itu, Moms dianjurkan untuk mendapatkan asupan zat besi yang cukup terutama saat memasuki trimester kedua dan ketiga.

2. Kurang energi

Saat hamil, Moms juga perlu memastikan jika kebutuhan nutrisi sehari-hari tercukupi ya. Jika tidak, dikhawatirkan Moms bisa kekurangan energi. Pusing ketika hamil bisa menjadi tanda jika tubuh memerlukan asupan energi. Terlambat makan sekitar 1-2 jam saja bisa membuat ibu hamil menjadi pusing, lho. Maka dari itu, siapkan selalu camilan yang menyehatkan sebagai pasokan energi seperti buah-buahan, keripik ubi, dan sebagainya. Di samping itu, cobalah siasati dengan makan dalam porsi sedikit tapi sering ya, guna menghindari pusing saat hamil.

3. Dehidrasi

Tak hanya karena rasa lapar, Moms. Dehidrasi juga bisa menyebabkan pusing ketika hamil. Saat Moms hamil, hormon dalam tubuh menghasilkan lebih banyak cairan yang dialirkan ke janin guna menunjang kehidupan serta pembentukan organnya. Tak hanya itu, hormon kehamilan juga menyebabkan tubuh Moms mengeluarkan lebih banyak keringat. Apabila kebutuhan cairan tak tercukupi, maka Moms bisa mengalami dehidrasi. Jadi, disarankan untuk minum 10 gelas per hari, memakai pakaian longgar, dan aktifkan pendingin ruangan bila memungkinkan.

 

Apakah Pusing dan Mual Saat Hamil Muda Membahayakan Bayi?

 

Sebetulnya, pusing dan mual ketika Moms hamil tidak membahayakan bayi. Kondisi seperti ini biasanya terjadi saat 80-85% kehamilan trimester pertama. Jika kehamilan tersebut kembar, maka kadar hormon hCG lebih tinggi daripada kehamilan biasa sehingga keluhannya juga lebih hebat. Terkait dengan hubungan kesehatan janin, mual dan muntah adalah pertanda yang baik. Keluhan ini menandakan bahwa hormon kehamilan bekerja dengan optimal dalam mempertahankan bayi.

 

Tak hanya pusing dan mual saat hamil Moms, suhu tubuh juga bisa berubah menjadi demam. Jika demam ringan, Moms dapat mengonsumsi Biogesic Tablet, obat yang mengandung paracetamol yang bekerja sebagai penurun panas (antipiretik). Bahkan, jika Moms merasa nyeri, Biogesic juga bisa menjadi pereda nyeri (analgesik). Di dalam Biogesic terkandung 500 mg paracetamol yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Dalam menurunkan demam, kandungan paracetamol pada Biogesic akan bekerja pada hipotalamus otak untuk mengatur suhu tubuh. Lama yang dibutuhkan untuk kinerja obat ini hanya 30 menit. Akan tetapi, bila terjadi demam yang sangat tinggi disertai dengan gejala lainnya seperti mual jangan ragu untuk periksakan langsung ke dokter, ya.

 

Itulah beberapa penyebab pusing dan mual saat hamil muda yang sebetulnya wajar. Tapi, ada baiknya Moms memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab pusing dan mual agar penyebabnya dapat diketahui dengan tepat dan ditangani dengan baik. 

 

Baca artikel lainnya:

  1. 5 Cara Meningkatkan Imun Tubuh & Terhindar dari Sakit Kepala
  2. Resep Makanan untuk Menurunkan Demam dan Flu
BIOGESICPereda NyeriKeluarga

BIOGESIC
Pereda Nyeri
Keluarga