Apa yang Harus Dilakukan Saat Anak Terkena COVID-19?

Website Biogesic Indonesia
Apa yang Harus Dilakukan Saat Anak Terkena COVID-19?
21 June 2022
Apa yang Harus Dilakukan Saat Anak Terkena COVID-19?

Di pandemi ini, kehidupan anak-anak menjadi berubah drastis. Mulai dari sekolah virtual hingga minimnya interaksi denganteman sebaya yang mendukung tumbuh kembangnya. Dengan meningkatnya tingkat penyebaran virus, anak-anak pun tak lepasdari risiko tertular. Untuk merawat Si Kecil yang positifCOVID-19, Moms perlu memperhatikan beberapa hal ini.

 

Apa saja gejala COVID-19 pada anak?

Pada anak-anak, gejala COVID-19 dapat berbeda-beda dan banyak jenisnya. Umumnya, gejala ini mulai muncul setidaknya 6 hari setelah terpapar. Beberapa di antara gejala yang mungkinmuncul selain batuk dan demam, yaitu:

- Nyeri dada
- Kehilangan kemampuan mengecap dan penciuman
- Mual, muntah, nyeri perut, atau diare
- Menggigil
- Nyeri otot
- Kelelahan
- Pusing
- Hidung tersumbat

 

Setelah diketahui ada beberapa gejala yang mengarah kepada COVID-19, segera lakukan tes PCR untuk memastikan apakah Si Kecil benar-benar positif atau tidak. Hal ini perlu dilakukan karena gejala yang dialami mirip dengan penyakit lainnya. Setelah dinyatakan positif, Si Kecil harus menghindari kontak dengan orang lain dan melakukan isolasi mandiri ditemani satu orang dewasa. Oleh karena itu, saat Si Kecil terkena COVID-19, Moms harus melakukan beberapa hal ini:

 

1. Beri pemahaman tentang virus tersebut

Anak sudah harus mengetahui apa yang terjadi pada dirinya dan memberi pemahaman tentang virus tersebut. Dengan memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara penularan dan hal yang membantu mencegah penyebaran virus ini, maka hal ini juga dapat membantu buah hati untuk melatih diri agar waspada dan disiplin.

2. Rawat dan awasi buah hati

Walaupun risiko penularan tetap ada, namun Si Kecil tetapbutuh perawatan orang dewasa. Untuk itu, biarkan hanya satu orang yang merawat Si Kecil sehari-hari dan tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Perawatan ini juga berguna untuk meredakan rasa takut buah hati dan menjaga kesehatannya agar tetap stabil.

3. Bentuk kebiasaan baru

Jika biasanya Si Kecil sering lupa untuk mencuci tangan, kini Moms harus mengajarkan Si Kecil agar cuci tangan menjadi kebiasaan barunya. Beri pemahaman bahwa tangan merupakan salah satu perantara virus masuk ke tubuh. Selain itu, pada Si Kecil berusia lebih dari 2 tahun, mulaikebiasaan untuk menggunakan masker di mana pun. Di usia tersebut, Si Kecil sudah bisa bernafas dengan baikwalaupun tertutup masker.

4. Tetap tenang

Hal yang paling penting adalah tetap tenang dan jangan panik. Saat tetap tenang, maka Moms dapat memberikan perawatan maksimal untuk Si Kecil agar segera sembuh. Selain itu, dengan tetap tenang, Moms dapat mengontrol tingkat stres yang mungkin muncul akibat rasa khawatir yang menumpuk.

5. Berikan pertolongan pertama

Saat Si Kecil terpapar COVID-19 dan mengalami demam, Moms dapat memberikannya obat seperti Paracetamol khusus anak untuk membantu meredakan panas tubuhnya. Selain itu, Paracetamol juga bisa membantu meredakan nyeri lain, seperti sakit kepala yang membuatnya merasa tak nyaman sehingga istirahat kurang maksimal.

 

Nah, saat Si Kecil terkena COVID-19, Moms tak perlu lagi cemas dengan beberapa informasi penting di atas. Selalu jaga kesehatan buah hati dan tetap jalankan protokol kesehatan dengan baik di mana pun agar keluarga bebas dari virus.

 

Semoga Moms dan keluarga sehat selalu!

BIOGESICPereda NyeriKeluarga

BIOGESIC
Pereda Nyeri
Keluarga