Perubahan Cuaca Bisa Sebabkan Sakit Kepala?

Website Biogesic Indonesia
Perubahan Cuaca Bisa Sebabkan Sakit Kepala?
21 June 2022
Perubahan Cuaca Bisa Sebabkan Sakit Kepala?

Banyak yang menganggap bahwa sakit kepala karena perubahancuaca dan lokasi merupakan mitos. Namun, sebenarnya hal tersebut memiliki hubungan, Moms! Saat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya yang lebih tinggi, mungkin saja bisa menimbulkan sakit kepala. Agar memahami penyebab dan kaitan antara perubahan cuaca dan sakit kepala, pelajari bersama-sama, yuk!

 

Untuk memahami mengapa sakit kepala bisa muncul saat di perjalanan, Moms harus memahami bahwa ada hal bernama tekanan udara atau barometric pressure yang ada di atmosfer.

 

Tekanan ini akan semakin tinggi saat Moms berpindah kedataran yang lebih tinggi, seperti pegunungan. Tekanan ini dapat dimisalkan seperti tumpukan balok di udara yang bertambah berat seiring bertambahnya tinggi dataran. Oleh karena itu, walaupun Moms tidak merasakan perubahan yang berarti, namun di dalam tubuh Moms melakukan penyesuaian tekanan udara ini.

 

Jika perpindahan terlalu cepat dan drastis, maka sakit kepala seperti yang disebabkan oleh sinus bisa terjadi. Tak hanya di tempat tinggi, suhu udara juga bisa memengaruhi. Misalnya, jika udara dingin, maka tekanannya pun semakin tinggi. Maka dari itu, tak heran jika Moms akan lebih sering sakit kepala di udara dingin seperti saat turun hujan.

 

Agar tidak terjadi sakit kepala karena perubahan cuaca, Moms dan keluarga dapat melakukan tindakan pencegahan ini:

1. Hindari penyebab lain sakit kepala saat cuaca buruk.

Misalnya, hindari makanan penyebab migrain, seperti yang mengandung kafein, MSG, atau nitrat. Perbanyak makanan sehat, air putih, dan buah-buahan serta penuhi kebutuhan vitamin setiap hari.

2. Sediakan obat untuk pertolongan pertama.

Saat mengalami migrain yang cukup hebat, dokter dapat memberi resep dan beberapa penanganan yang disusun untuk mencegah terjadinya migrain. Jika ada obat yang bisa membantu meredakan nyeri kepala saat perubahan cuaca, jangan lupa untuk menyediakan nya di rumah dan di dalam tas saat bepergian. Tapi, jika tidak ada obat khusus, Moms dan keluarga juga bisa menyediakan obat yang mengandung Paracetamol yang berfungsi mengurangi nyeri kepala. Bahkan, obat ini terbilang aman digunakan untukibu mengandung dan menyusui. Namun, saat mengonsumsi Paracetamol, disarankan untuk tidak berkendara karena dapat menimbulkan kantuk.

3. Istirahat yang cukup.

Kurang tidur merupakan salah satu penyebab sakit kepala paling umum dan bisa menjadi awal dari periode migrain yang berkepanjangan. Oleh karena itu, khususnya saat mulai muncul tanda-tanda perubahan cuaca, sebaiknya batasi kegiatan di malam hari dan istirahat dengan baik.

4. Kelola stres.

Bagi orang yang sering mengalami sakit kepala saat perubahan cuaca, munculnya tanda-tanda cuaca mulai berganti dapat menimbulkan stres. Oleh karena itu, kelola stres dengan melakukan olahraga, mengubah gaya hidup lebih sehat, melakukan relaksasi teknik pernafasan.

 

Apakah Moms merupakan salah satu orang yang mengalami sakit kepala karena berubahnya cuaca? Sekarang, Moms sudah mengetahui penyebab dan bagaimana cara mengatasinya. Jadi, saatnya untuk tetap sehat dan terhindar dari sakit kepala agar bisa beraktivitas terus setiap hari.

BIOGESICPereda NyeriKeluarga

BIOGESIC
Pereda Nyeri
Keluarga