Anak Masuk Angin, Boleh Dikerok?

Website Biogesic Indonesia
Anak Masuk Angin, Boleh Dikerok?
30 September 2021
Anak Masuk Angin, Boleh Dikerok?

Anak masuk angin, boleh dikerok? Seperti halnya orang dewasa yang melakukan kerokan untuk mengeluarkan “angin” yang terperangkap di dalam tubuh, pertanyaan ini merupakan salah satu yang paling sering dilontarkan oleh Moms saat Si Kecil tidak enak badan disertai demam.

Ciri-ciri masuk angin pada anak memang bisa berbeda, namun biasanya Si Kecil jadi lebih rewel karena tidak enak badan serta menurunnya nafsu makan. Yang disebut dengan masuk angin adalah saat badannya terasa lemas dan lesu, pucat, keringat dingin, perut kembung, demam, sakit perut atau nyeri perut hingga diare. Selain itu, umumnya gejala masuk angin pada anak disertai dengan gejala menyerupai flu, seperti batuk, pilek, serta pusing dan mual.

Kerokan dipercaya sebagai salah satu cara mengatasi masuk angin dan cara menurunkan demam secara tradisional dengan membuka pori-pori pada kulit bagian punggung menggunakan koin dan minyak. Dengan kerokan, aliran darah dipercaya lebih lancar serta angin penyebab tidak enak badan bisa keluar dari dalam tubuh. Semakin merah bagian kulit yang dikerok, menandakan seberapa parah masuk angin yang dialami. Bahkan pada beberapa orang, bekas kerokan bisa berwarna merah sangat gelap, cenderung hitam.

Tetapi, apakah kerokan yang biasa dilakukan orang dewasa aman untuk anak-anak juga? Sebenarnya, kerokan boleh saja dilakukan pada anak sebagai salah satu cara mengobati masuk angin. Namun, ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan agar kerokan tetap aman bagi anak. Saat dikerok, pastikan tidak menggunakan tenaga yang terlalu kuat. Hal ini disebabkan kulit Si Kecil masih rentan dan jika dikerok terlalu kuat bisa berpotensi menimbulkan luka pada permukaan kulitnya. Selain itu, Moms dapat menggunakan minyak telon yang biasa digunakan sebagai pelumas agar gesekan tidak menimbulkan luka.

Jika Si Kecil menunjukkan ciri-ciri masuk angin namun ingin menghindari kerokan, coba gunakan bawang merah yang diparut atau dipotong kecil-kecil dan dicampurkan dengan minyak kayu putih yang hangat. Campuran ini dapat dibalurkan ke tubuh Si Kecil, seperti pada punggung, dada, dan perutnya. Kombinasi bawang merah dan minyak kayu putih ini bisa memberikan kehangatan, meredakan sakit perut, hingga menurunkan demam. Kerokan dengan koin juga bisa digantikan dengan mengerok tubuhnya perlahan dengan potongan bawang merah.

Selain kerokan, berikan juga makanan yang bisa menghangatkan tubuhnya dari dalam, seperti minuman untuk masuk angin yang terbuat dari jahe, sup, atau teh hangat. Sebagai pertolongan pertama, berikan Biogesic Anak untuk meredakan demam karena masuk angin. Biogesic Anak merupakan obat demam mengandung Paracetamol 160mg, penurun panas yang juga efektif mengatasi nyeri kepala, hingga nyeri karena sakit gigi.

Dapatkan Biogesic secara online dengan cara beli di sini. Mari bersama jaga kesehatan keluarga dan atasi sakit kepala, nyeri karena keram perut, hingga demam karena masuk angin dengan Biogesic!

BIOGESICPereda NyeriKeluarga

BIOGESIC
Pereda Nyeri
Keluarga