3 Cara Mengatasi Anak Menangis dan Marah yang Bisa Anda Coba | Biogesic

Website Biogesic Indonesia
Si Kecil Menangis dan Sering Marah, Bagaimana Mengatasinya?
19 November 2020
Si Kecil Menangis dan Sering Marah, Bagaimana Mengatasinya?

Menangis merupakan hal yang umum dilakukan si Kecil, terutama pada tahun-tahun kehidupan pertamanya. Namun, bagaimana jika si Kecil terus-menerus menangis tanpa henti hingga Moms kebingungan saat menghadapinya? Sebenarnya, hal tersebut merupakan suatu tanda bahwa kemampuan si Kecil dalam mengungkapkan emosinya sudah berkembang. Tapi, menangis dan marah dengan frekuensi berlebihan atau umumnya disebut tantrum juga kurang baik bagi perkembangan emosionalnya. Bagaimana cara menghadapinya, ya? Yuk, cek beberapa hal yang bisa Moms lakukan saat si Kecil sedang tantrum!

1. Tetap tenang

Saat si Kecil sedang menangis dan marah, hadapi dengan tenang dan hindari meresponnya dengan nada tinggi. Cari tahu sebab kemarahannya secara perlahan sehingga bisa menentukan cara menghadapinya. Misalnya, jika ia marah karena lapar atau lelah, berikan camilan favoritnya atau ajak ia tidur sejenak. Jika Moms memarahi si Kecil yang sedang tantrum, maka hal itu bisa menyebabkan ia takut untuk mengungkapkan emosi serta bisa cenderung menutup diri dalam jangka panjang.

2. Mendiamkan si Kecil

Walaupun terkadang tantrum dapat diatasi dengan tetap tenang, namun ada saatnya Moms tidak mempedulikannya. Misalnya jika si Kecil ia tidak mau melakukan hal positif yang Moms ajarkan atau karena ingin mencari perhatian, coba untuk menghiraukan tantrum-nya. Saat ia sudah tenang, baru berikan pengertian bahwa hal tersebut tidak baik untuk dilakukan dan ia paham bahwa ia tidak bisa mendapatkan hal yang diinginkannya. Setelah itu, jangan lupa untuk memberikan pelukan dan kasih sayang kepada si Kecil lagi, ya, Moms!

3. Berikan si Kecil pilihan

Terkadang, tantrum muncul karena si Kecil tidak mendapatkan hal yang ia inginkan, bukan? Oleh karena itu, sebisa mungkin libatkan ia dalam mengambil keputusan. Misalnya, berikan pilihan ingin membantu mengelap meja makan atau mengambil sendok dan garpu untuk makan malam bersama keluarga. Hal ini akan membuat si Kecil memilih dan mengurangi untuk menolak permintaan Moms.

 

Bagaimana, Moms? Sudahkah Moms melakukan hal di atas saat menghadapi si Kecil yang sering tantrum? Walaupun bisa membuat Moms cemas, namun umumnya tantrum dapat berhenti dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya kemampuan untuk mengontrol emosinya. Yuk, bantu perkembangan emosional si Kecil dengan cara tepat dalam menghadapi tantrum-nya!

BIOGESICPereda NyeriKeluarga

BIOGESIC
Pereda Nyeri
Keluarga