Kenali 2 Jenis Nyeri Haid Saat Menstruasi

Website Biogesic Indonesia
Kenali 2 Jenis Nyeri Haid Saat Menstruasi
05 May 2023
Kenali 2 Jenis Nyeri Haid Saat Menstruasi

Nyeri haid saat menstruasi sudah dikenal sebagai rutinitas yang terjadi setiap bulannya pada kebanyakan wanita. Saat haid atau menstruasi, wanita mengalami nyeri sebagai efek samping. Dan nyeri yang timbul juga berbeda-beda disetiap wanita. Ada yang mengalami nyeri haid ringan bahkan berat. Berikut 2 jenis nyeri haid yang terjadi pada wanita dan cara mengatasinya!

Nyeri Haid

Nyeri haid atau kram saat menstruasi biasa disebut dengan dismenore. Dismenore adalah kondisi dimana adanya gangguan yang menimbulkan perasaan nyeri atau kram pada bagian bawah perut yang terjadi selama mengalami masa menstruasi. Gangguan tersebut biasanya terjadi pada satu atau dua tahun pertama saat wanita baru mengalami masa menstruasi. Seiring dengan bertambahnya usia, rasa sakit saat haid dapat berkurang dan bisa saja berhenti, terlebih jika sudah melahirkan anak pertama. Berikut dua jenis dismenore yang harus kamu ketahui dan cara mengatasinya:

1. Nyeri Haid yang disebabkan Dismenore Primer

Pada kondisi ini, seorang wanita yang mengalami nyeri saat menstruasi karena dismenore primer biasanya terjadi beberapa hari sebelum siklus menstruasi terjadi. Rasa sakit yang disebabkan tidak tertahankan dan timbul di hari pertama. Pada nyeri haid yang disebabkan oleh dismenore primer, nyeri yang dialami tidak terlalu parah. Gangguan ini biasanya lebih sering terjadi pada wanita yang sudah memasuki usia 20-24 tahun dan bisa hilang beberapa tahun setelahnya.

Cara penanganan nyeri haid yang disebabkan oleh dismenore primer cukup mudah. Kamu bisa meredakan nyeri ini dengan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan nyeri, seperti:

  1. Istirahat yang cukup untuk membuat badan menjadi lebih rileks dan tidak mudah kelelahan
  2. Menghindari makanan dan minuman yang mengandung kafein dan garam
  3. Jangan mengkonsumsi alkohol dan berhentilah merokok
  4. Konsumsi suplemen makanan dan atur pola makan yang baik
  5. Kelola stress
  6. Apabila nyeri tidak tertahankan, konsumsi obat pereda nyeri yang mampu membantu meredakan nyeri dan direkomendasikan oleh para dokter.

2. Nyeri haid yang disebabkan Dismenore Sekunder

Berbeda dengan dismenore primer, kondisi atau gangguan nyeri haid yang disebabkan dismenore sekunder adalah gangguan yang terjadi akibat masalah kesehatan tertentu yang mendasarinya. Wanita yang mengalami gangguan ini saat menstruasi berarti ada masalah fisik yang membuat rasa tidak nyaman dan tidak tertahankan. Berikut beberapa masalah fisik yang bisa menimbulkan nyeri haid atau kram:

a. Infeksi panggul

Infeksi panggul adalah salah satu penyebab wanita dapat mengalami nyeri haid. Wanita bisa berisiko terkena infeksi panggul lebih tinggi setelah perdarahan pada menstruasi dimulai. Hal tersebut dikarenakan adanya pembukaan pada rahim.

Infeksi panggung biasanya terjadi akibat infeksi menular yang dapat terjadi kapan saja selama tidak melakukan hubungan seksual yang aman.

b. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi dimana terjadi saat sel-sel lapisan pada rahim ditemukan pada bagian yang tidak seharusnya atau tumbuh menjadi jaringan otot di dinding rahim. Jaringan yang disebut endometrium bisa tumbuh di indung telur, usus, rektum, hingga vagina. Endometrium akan menebal dan menjadi tempat dimana menempelnya sel telur yang sudah dibuahi saat menstruasi. Namun, apabila tidak terjadi pembuahan atau tidak dalam kondisi hamil, maka endometrium akan luruh dan keluar dari tubuh sehingga lapisan ini keluar menjadi darah menstruasi dan keluar dalam jangka waktu tertentu. Hal tersebutlah yang menyebabkan munculnya keluhan nyeri selama siklus menstruasi. Nyeri terjadi pada 1-2 hari sebelum mulai pendarahan dan berlanjut beberapa hari menstruasi sedang terjadi.

c. Adenomiosis

Nyeri haid lainnya juga disebabkan oleh adenomiosis. Adenomiosis adalah gangguan pada lapisan permukaan rongga rahim yang disebut dengan endometrium tumbuh di dinding otot rahim. Meskipun kondisi ini jarang berbahaya, namun penyakit yang sering terjadi pada wanita yang berkisar 40 tahun ini bisa mengganggu aktivitas. Adenomiosis dapat menyebabkan rahim membesar dan memicu pendarahan serta nyeri perut di bagian bawah.

Penjelasan di atas adalah 2 jenis nyeri haid yang dapat terjadi saat menstruasi. Penting untuk mengetahui jenis nyeri haid yang kamu rasakan untuk kamu mengetahui jenis mana yang menimbulkan ketidaknyamanan saat nyeri terasa. Tetap selalu konsultasikan ke dokter apabila mengalami gejala serius akibat nyeri yang dirasakan saat menstruasi.

BIOGESICPereda NyeriKeluarga

BIOGESIC
Pereda Nyeri
Keluarga